Wednesday, 27 April 2016

Taman Wisata Grojogan Sewu Tawangmangu


Dari pengalaman berkunjung ke beberapa air terjun, Grojogan Sewu saya anggap sebagai salah satu air terjun yang paling indah. Dengan ketinggian yang cukup dan debit air yang besar membuat air terjun di daerah Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah ini begitu istimewa.

Grojogan Sewu merupakan air terjun yang terletak di lereng Gunung Lawu sekitar 27 kilometer sebelah timur Kota Karanganyar. Grojogan Sewu memiliki ketinggian sekitar 81 meter.
Di sepanjang jalan menuju pintu masuk terdapat kios-kios yang menjual pernak-pernik khas Tawangmangu seperti bunga Edelweis, aksesoris, makanan ringan, blangkon dan lain-lain. Teman saya yang dari Jogja bilang, kita harus beli blangkon khas Solo. Karena di Jogja nggak ada. Ya udah akhirnya kami beli 3 buah dan langsung kita pakai.....hehe....biar seperti wong Solo gitu...

Akhirnya kami pun sampai di depan pintu masuk air terjun Grojogan Sewu, tak lupa narsis sedikit karena ada yang mengatakan no picture = hoax hehehehe. Setelah membayar tiket masuk sebesar Rp 15 ribu/orang, kami langsung menuju air terjun dengan menuruni ratusan anak tangga. Oh iya, di Grojogan Sewu ini banyak sekali kera yang hidup dan berkeliaran dengan bebas. Hati-hati dengan barang bawaanmu terutama makanan dan minuman, karena kera-kera disini cukup usil.

Butuh waktu sekitar 20 menit untuk menuruni tangga ini. Tangga untuk turun dan naik dipisahkan sehingga pengunjung yang akan turun dan naik tidak saling bertabrakan. Di lokasi air terjun Grojogan Sewu terdapat 2 buah kolam renang yang diperuntukkan bagi anak-anak dan dewasa. Disini juga banyak sekali tukang ojek payung yang menawarkan jasanya (kebetulan waktu itu sedang gerimis).
 
Dari jauh terlihat gagahnya air terjun Grojogan Sewu dengan debit airnya yang sangat besar. Kami bilang sangat besar karena dibanding air terjun yang pernah kami kunjungi seperti Sedudo, Coban Rondo, dan lainnya, air terjun Grojogan Sewu ini memiliki pancuran air yang lebih besar.



Setelah puas menikmati indahnya air terjun dan berfoto ria kami pun bergegas keluar area wisata dengan terlebih dahulu menaiki ratusan anak tangga lagi.




Friday, 22 April 2016

Wisata Alam Watu Jonggol


Tidak terasa sudah hampir 2 bulan saya bertugas di Kabupaten Ngawi sisi sebelah selatan. Rasanya lokasi-lokasi menarik cukup banyak disini namun masih jarang ter expose. Kali ini ingin rasanya memperkenalkan sebuah lokasi wisata yang cukup eksotis. Namanya adalah Wisata Watu Jonggol. Secara harfiah dalam Bahasa Indonesia Watu Jonggol berarti Tangga Batu. Namun kalau diartikan satu per satu “Watu” berarti Batu dan “Jonggol” berarti Muncul/Nampak.

Perjalanan menuju ke Wisata Watu Jonggol dilalui dengan melewati jalan pedesaan dimana kanan dan kirinya sebagian besar adalah sawah dan kebun pertanian. Kemudian dilanjutkan dengan berjalan menyusuri lereng kaki gunung Lawu dengan kondisi jalan yang terkadang menanjak curam dan terjal.

Lokasi Wisata Watu Jonggol berada di Desa Pandansari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Akses menuju ke Lokasi Wisata Watu Jonggol dapat ditempuh dengan berbagai sarana transportasi, baik roda 2 maupun roda 4 hingga tempat perhentian yang disediakan untuk kemudian melanjutkan  dengan berjalan kaki sejenak ke wahana wisata. Berada di kawasan hutan pinus dengan topografi relatif terjal dan curam. Namun keindahan alam  yang ditawarkan sangat jarang ditemui di lokasi lain.